Pages - Menu

Senin, 26 Agustus 2019

E-Sports bisa memberi subsidi pada Cabang olah raga.

Besarnya uang yang berputar pada e-sports dan semakin berkembangnya tim dan manajemen e-sports bisa memberikan bantuan atau subsidi pada cabang olah raga fisik. Ketika sumber-sumber pendanaan dari rokok dan barang-barang lain yang sering dipertanyakan maka pendanaan bantuan dari tim e-sports atau dari developer atau distributor atau pemegang lisensi sebuah game bisa saja terjadi.

Bayangkan bila sebuah tim olah raga atau event olah raga bisa disponsori oleh nama-nama yang sering kita dengar apabila berhubungan dengan game semisal Garena, Moonton, dll. Bisa juga EVOS atau RRQ mempunyai divisi olah raga fisik.

Bentuk digital seperti itu sudah dimulai seperti dengan adanya Liga GoJek dan diteruskan oleh Liga Shopee pada sepak bola. Menurut pendapat saya hal itu sangat membantu berjalannya kompetisi. Namun ada baiknya juga cabang-cabang olah raga lainpun turut dibantu juga.


Rabu, 31 Juli 2019

HADIAH JUARA FORTNITE BISNIS MENGGIURKAN E-SPORTS

Juara Solo Player Game Fortnite berhak mendapatkan hadiah setara 43 Milyar Rupiah dalam event turnamen baru-baru ini (cek google dengan kata kunci juara fortnite solo 2019) seperti diberitakan sumber-sumber informasi seputar game, teknologi informasi dan khususnya e-sports. Luar biasa bukan 43 MILYAR RUPIAH! untuk 1 orang saja. Sedangkan total hadiah di turnamen tersebut sebesar 1400 MILYAR RUPIAH. Jika hadiah saja sebesar itu bisa bayangkan nilai dari game itu bisa jadi 5 sampai 6 kali lipat.

Sementara itu dalam berita lain publisher game Mobile Legends meminta biaya pendaftaran/partisipasi sebesar 5 Milyar Rupiah kepada organisasi esports yang memiliki tim yang akan ikut serta turnamen Mobile Legends. Jika biaya partisipasi sebesar itu maka publisher mengetahui kemampuan organisasi esports. Jadi mereka diperkirakan mempunyai pendapatan per tahunnya 3 sampai 5 kali lipat dari biaya pendaftaran tersebut.

Betapa menggiurkannya bisnis e-sports.

Selasa, 30 Oktober 2018

Cara Memilih atau Memastikan Melon Golden yang manis.

Melon biasa (yang daging buahnya berwarna putih kekuningan atau hijau) sekarang rasanya tidak terlalu manis dan hanya akan menjadi nikmat bila dijadikan jus/juice dengan memakai gula atau susu kental manis.

Beberapa tahun belakangan muncul varian baru Melon dengan nama Melon Golden. Melon Golden ini berciri fisik permukaan kulitnya tidak berjaring atau licin (lebih ke arah seperti kulit buah pir) dan warnanya kuning.

Pertama kali merasakan Melon Golden ini wah rasanya luar biasa manis dengan tekstur daging buah yang seperti perpaduan pir dan buah melon hijau. Namun belakangan ini saya sering mendapati tidak manis seperti pertama kali saya merasakan.

Selidik punya selidik ternyata ada setidaknya 2 hal yang mungkin menjadikan buah melon golden tersebut tidak manis. Pertama karena berbeda produsen dengan artian beda penanaman dan pengelolaan atau yang kedua karena memang belum waktunya untuk dikonsumsi alias masih setengah matang.

Untuk yang berbeda produsen masih belum terlihat detil bagaimana dan dari mana buah berasal. Untuk memastikan apakah buah sudah matang benar atau belum bisa dilihat dari 2 ciri berikut.
1. Kulit buah menjadi sedikit agak kemerahan atau kuning tua atau oranye.
2. Fisik buah tidak terlalu keras atau menjadi sedikit empuk. Cara mengetahuinya adalah dengan memegang dan menekan pada permukaan buah.

Panduan di atas sedikit bisa memberikan petunjuk bagi anda untuk Memilih atau Memastikan Melon Golden yang manis.

Selasa, 19 Juni 2018

Perdebatan dan polemik mengenai Superteam Golden State Warriors.

Sudah menjadi pembicaraan pro kontra dan perdebatan ketika Kevin Durant dikontrak oleh Golden State Warriors (GSW). 

Setelah Durant bergabung maka dalam tim GSW terdapat 4 pemain all stars dan 1 mantan pemain all stars menjadikan GSW sebagai Superteam. Kondisi ini memicu perdebatan tersebut. Ketika Durant dikontrak oleh GSW sebenarnya GSW sudah bukan juara bertahan walaupun mempunyai catatan musim reguler terbaik mereka. Berdasarkan hal itulah menurut opini saya mereka mengambil Durant untuk memperkuat tim mereka. Ternyata benar, dengan keputusan tersebut mereka berhasil back to back (2 kali juara berturut-turut).Lalu muncullah kembali perdebatan tersebut. Dibilanglah mereka sudah merusak kompetisi sehingga kompetisi tidak bisa dinikmati dan tidak adil bagi tim lain serta berbagai alasan lainnya.

Saya yang bukan di pihak manapun mempunyai pandangan tersendiri. 

Beberapa hal yang perlu diingat.
-Adalah hal yang wajar bagi tim-tim NBA untuk mencari dan bongkar pasang pemain demi mendapatkan keseimbangan tim. Dan pemain yang bebas kontrak berhak untuk pindah kemanapun dia mau bila ada tim yang menginginkannya.
-Ketika sebuah tim mampu merekrut sejumlah pemain bintang dan tidak ada peraturan NBA yang dilanggar maka yang bisa terjadi ya terjadi saja.
-Tiga pemain all stars yang dimiliki GSW yaitu Stephen Curry, Klay Thompson dan Draymond Green adalah hasil dari pick atau rekrutan dari Draft NBA untuk Rookie sebagai hak GSW yang kemudian dibina dan dipertahankan bertahun-tahun di tim tersebut tanpa ada perpindahan dan pada akhirnya berbuah hasil manis.
-GSW bukan satu-satunya tim yang mempunyai lebih atau sama dengan 2 pemain all stars dalam sejarah NBA.
-Tidak mudah mengatur 4 pemain bintang dalam 1 tim dimana setiap pemain bintang tersebut mempunyai aura kebintangan yang berhubungan dengan ego masing-masing. Beruntung bagi GSW dimana keempat pemain bintangnya dengan kesadarannya mampu menahan ego dalam diri masing-masing.
-Musim terakhir ini yaitu 2017-2018 adalah musim yang tidak mudah bagi GSW. Mereka punya pesaing tangguh di wilayahnya sendiri yakni Houston Rockets yang bahkan sampai harus memainkan pertandingan ke-7 di final wilayah barat. Tim-tim lainpun sebenarnya mulai berbenah dan memperkuat diri.
-Strategi GSW adalah strategi yang mematikan tetapi bisa menjadi bumerang bagi mereka sendiri. Strategi Yang dimaksud adalah bagaimana GSW membuka ruang bagi Steph dan Klay untuk menembak three point atau siapapun, ya kalau masuk terus pastinya sangat berbahaya bagi tim lawan tapi bagaimana bila tangannya bau (istilah lagi jelek tembakannya).

Jadi intinya adalah di atas langit masih ada langit. Superteam hanyalah label yang nyata adalah yang terjadi dan diperjuangkan di atas lapangan.