Pages - Menu

Senin, 22 Januari 2018

MENGENAI SNI PADA PRODUK MAINAN YANG DIKENAKAN PADA PRODUK DIECAST ATAU MINIATUR MODEL MOBIL-MOBILAN


Beberapa hari yang lalu ada gonjang-ganjing tentang mainan mobil-mobilan yang dimusnahkan bea cukai sesuai dengan peraturan kemenperin karena tidak mempunyai SNI. Yang dipermasalahkan adalah apabila kuantitas yang dibeli dari luar negeri tidak banyak maka apakah harus juga disertai SNI atau apabila ada orang yang membeli 1 atau 2 buah sebagai oleh-oleh dari luar negeri apakah juga harus barang tersebut harus ber-SNI apapun bentuk prosedurnya.

SNI, Perundangan dan Birokrasi.
Satu hal yang pasti SNI pastinya adalah produk perundang-undangan dan dilaksanakan melalui birokrasi yang pada akhirnya cukup rumit. SNI mempunyai tujuan yang baik untuk melindungi konsumen dalam hal ini konsumen Indonesia. Birokrasi bea cukai sendiri mempunyai prosedur-prosedur yang harus dijalankan apabila produk mainan yang dalam hal ini yang diimpor bisa mempunyai sertifikat SNI. SNI ini diatur oleh Kemenperin.

Beberapa Catatan.
Saya tidak akan membahas secara mendetil teknis bagaimana mendapatkan SNI. Tetapi ada beberapa catatan-catatan sebagi masukan tentunya untuk Kedepannya apabila memang regulasi akan disempurnakan.
1. Mainan yang berupa model miniatur mobil atau biasanya yang sering disebut sebagai diecast mobil bisa dikategorikan sebagai barang koleksi dan bisa beredar sebagai item tersendiri dan bersifat khusus. Khusus dalam artian ada pasar tersendiri ada kolektor dan forum dan sebagainya.
2.Sebagai barang koleksi tentunya mainan tersebut (terutama diecast) pada akhirnya tidak dimainkan melainkan disimpan dan dipajang sebaik-baiknya sebagaimana koleksi pada umumnya.\Pun sebenarnya begitu untuk mainan model lain sehingga menjadi sulit kategorisasi sebagai barang koleksi atau mainan konsummsi yang biasa digunakan oleh anak-anak. Bahkan ada beberapa yang merupakan LIMITED EDITION atau edisi terbatas.
3.Adalah wajar orang membeli mainan 1 atau 2 buah baik dari luar negeri atau dari yang sudah beredar lama yang dikatakan sebagai koleksi sehingga nantinya bisa dijual kembali.
4.Mainan yang kolektibel atau biasa dijadikan koleksi sudah beredar lama dan bertahan cukup lama, beredar dan diperjual belikan. Bagaimana dengan sertifikasi terhadap barang-barang tersebut?
5.Prosedur yang yarus sangat MUDAH tentang sertifikasi SNI.

Diharapkan regulasi SNI ini bisa diterapkan secara baik dan adil sehingga tujuan SNI pun dapat tercapai.

Kamis, 18 Januari 2018

Perubahan Program Partner Youtube dalam hal syarat Monetisasi atau Penguangan Konten

Beberapa hari lalu Youtube melalui Program Partner nya  telah mengubah syarat Monetisasi atau Penguangan Konten atau yang dalam bahasa umumnya adalah konten yang bisa dipasang iklan.

Syarat terbaru adalah mereka yang hendak memulai mencari peruntungan melalui Youtube melalui video-video mereka yang diunggah harus bisa mencapai 4000 jam video telah dilihat atau view dan harus mempunyai setidaknya 1000 pengikut atau subscriber. Syarat ini tentunya sangat memberatkan mereka yang baru memulai dan membuat saluran kanal Youtube atau sering disebut channel Youtube.

Tetapi apapun itu mereka yang benar berniat untuk mencari peruntungan untuk tetap semangat dan berkreasi dengan konten-konten videonya. Jangan dengarkan kata orang apalagi mereka para youtuber kelas atas yang berpendapat mengenai hal ini. Maju terus dan berbuat yang terbaik.

Minggu, 14 Januari 2018

Tren Sepatu belang-belang hitam putih pemain NBA zaman dulu.

Pernah ada dalam suatu masa sepatu yang jadi tren di kalangan penikmat basket terutama NBA yang saling ditiru oleh brand ternama. Brand ternama tersebut adalah Nike, Reebok, Adidas dan Converse. Mereka mengeluarkan sepatu yang dianggap unik dan trendy pada zamannya yaitu sepatu dengan model pola belang-belang hitam dan putih. Periode tahun 1994-1997 model semacam itu keluar di pasaran. Berikut gambarannya.

1. Nike Air Up dipopulerkan oleh Anfernee Hardaway 1994.

2. Reebok Kamikaze 1 dan 2 dipopulerkan oleh Shawn Kemp 1994-1995.

3. Converse Destroyer dipopulerkan oleh Larry Johnson 1994.


4. Reebok Shaqnosis sepatu signature Shaquile O'Neal 1995.

5. Adidas KB8 sepatu signature dari Kobe Bryant 1997.

Dalam perjalanannya sepatu-sepatu ini kerap dimodifikasi dan diproduksi ulang karena memang sepatu-sepatu ini sangat populer pada zamannya.

Kamis, 04 Januari 2018

Apa beda rasa Kratingdaeng dan Red Bull? Ulasan Minuman.

Dua minuman energi drink ini Kratingdaeng dan Red Bull diyakini memang berasal dari perusahaan induk yang sama dan bahkan dengan resep yang sama. Tapi apakah rasanya benar-benar sama?

Saya sudah mencoba Kratingdaeng dan Red Bull varian minuman berkarbonisasi atau bisa mungkin disebut bersoda. Rasanya ternyata memang tidak berbeda sangat khas. Tetapi ada yang membedakan antara keduanya yaitu rasa asam yang lebih kentara pada Red Bull sedangkan Kratingdaeng lebih manis.


Minggu, 24 Desember 2017

Selamat Ulang Tahun ke-6 JKT48

Sudah 2 tahun berturut-turut saya ikut merayakan ulang tahun JKT48 dengan langsung menghadiri konsernya. Yang pertama saya hadir di konser ulang tahun ke-5 BELIEVE di Bandung karena memang saya domisili di Bandung. Dan yang kedua kemarin di JIEXPO Kemayoran Jakarta untuk ulang tahun ke-6.

Saya menjadi fans mereka sejak tahun 2012. Suka karena ternyata mereka didukung langsung oleh penggemar fanatik. Diselami lebih dalam ternyata mereka mempunyai konsep yang unik.

Enam tahun perjalanan bukan waktu yang singkat. Enam tahun yang masih aktif dan bekerja keras. Suka dan duka sudah pasti. Bahkan fans dan member JKT48 seperti mengalami hate and love relationship, benci-benci cinta lah istilahnya. 

Enam tahun yang pastinya mencengangkan semua orang (bahkan banyak yang cuek karena 'denial' dengan eksistensi JKT48) di saat grup-grup lain dengan lagu-lagu yang sangat mudah diterima masyarakat sudah berguguran di tahun ke-3 dan ke-4.

Tetaplah berkibar dan bersinar JKT48ku. Saya akan selalu mendukungmu. Tidak terucap sekalipun kata dan niatan pensiun. Aku adalah Kamu. Kamu adalah Aku. Yang memberi inspirasi dan mendukung.

Selamat Ulang Tahun ke-6 JKT48.