Pages - Menu

Senin, 11 Juni 2012

Tukeran stiker untuk melengkapi peta produk tertentu

Keponakan saya masih semangat cari-cari stiker milk*a*. Yang dibutuhkan stiker A, D, F, G, H kalau mau tukeran boleh aja, ditunggu sampai tanggal 14 Juni 2012.
Lokasi: Bandung
Stiker tersedia: J, L, N, O, P, Q, S, T, U, V, W, X, Y, Z
Hubungi: 02292419146
Yuk kita tukeran stiker milk*a*.

--closed--

Postingan di atas merupakan postingan tanggal 11 Juni 2012 dan telah berakhir penawarannya. Pada akhirnya keponakan saya berhasil melengkapi peta tersebut lengkap 26 stiker. Mendapatkan stiker itu dengan usaha  terakhir membeli beberapa botol pada malam tanggal 13 Juni 2012 dan peta yang akhirnya lengkap tersebut dikirim tanggal 14 Juni 2012 pagi dengan paket pos kilat khusus hari itu juga sampai. Semoga membawa berkat tersendiri bagi keponakan saya.

Bagaimanapun juga event promosi dengan menggunakan melengkapi seri gambar merupakan strategi marketing. Jadi pihak konsumen diharapkan paham mengenai kondisi untuk melengkapi seri gambar tersebut.

Minggu, 10 Juni 2012

Cerita tentang produk lama lebih kuat

Kakak saya membeli kamera saku digital bermerek ***** hampir setahun yang lalu lebih dikit. Setelah pemakaian yang cukup intens selama 1 tahun lebih tersebut, diketahui sekarang kamera tersebut sudah tidak berfungsi dikarenakan kerusakan pada lensanya. Karena garansi yang telah habis serta perwakilan servis yang tidak ada di kota kami maka kamera tersebut dibawa kepada ahli reparasi kamera.

Setelah dibawa ke tempat tersebut maka si ahli reparasi tersebut memberikan suatu asumsi awal bahwa kejadian terhadap kamera tersebut dikarenakan motor lensa yang sudah lemah. Menariknya ialah bahwa kejadian tersebut sangat sering dialami oleh kamera-kamera sejenis. Dia memberi informasi juga bahwa umur pakai kamera tersebut kebanyakan selama 1 tahun dengan pemakaian yang cukup intens. Dan sambil menambahkan bahwa dia akan berusaha coba memperbaikinya.

Saya hanya bisa menduga bahwa kamera digital ekonomis dengan harga berkisar 1-1,5 juta diciptakan bukan untuk pemakaian bertahun-tahun. Dengan kata lain bahwa pihak produsen kamera mencoba memenuhi tingkat permintaan barang dengan spesifikasi yang lumayan tetapi teknologinya tidak meliputi terhadap kelangsungan atau daya tahan kamera tersebut. Dalam situasi tertentu hal ini patut dipertanyakan karena orang dengan kemampuan daya beli yang tinggi akan membeli kamera dengan kualitas terbaik, sedangkan yang mempunyai daya beli menengah cenderung memilih barang-barang dengan klasifikasi produksi bisa dikatakan rendah namun ketika pada suatu saat rusak sering untuk mempertanyakan situasi yang kurang mengenakkan bagi mereka. Untuk produk kamera menurut saya bahwa kualitas barang dengan teknologi menengah ke bawah sebaiknya lebih diutamakan kepada komponen mekanis dibandingkan kualitas hasil gambar yang sebenanrnya secara kasat mata tidak terlalu ada perbedaan yang signifikan. Jadi alih-alih ingin membeitahukan kualitas hasil akhir foto tetapi kualitas produk secara mekanis hanya bisa berlangsung 1 tahun. Walaupun sebenarnya selera orang dan kepuasan konsumen berbeda-beda tiap orang.

Mendengar cerita tersebut, saya berpikir akan cerita orang-orang bahwa peralatan tempo dulu kualitasnya sangat baik bisa sampai bertahun-tahun. Dan dibuktikan dengan masih terdapatnya berbagai benda saat ini yang merupakan peninggalan jaman dulu, paling tidak kita masih mempunyai 1 atau 2 barang.

Teknologi yang diterapkan terhadap suatu benda yang dipasarkan ternyata mempengaruhi keputusan konsumen serta kepuasan yang akan didapatkan. Sejauh ini produsen masih menerapkan suatu formula yang sangat menguntungkan bagi mereka tetapi apa yang dihadapkan oleh konsumen apapun itu hasilnya merupakan konsekuensi terhadap pemilihan harga.

Selasa, 22 Mei 2012

Catatan liga sepakbola di Eropa 2011/2012

Di 2012 ini adalah tahun yang menarik buat saya, tidak ada satupun tim/club di liga ternama di Eropa yang mendominasi paling banyakpun 1 tim/club hanya mendapat 2 gelar (Chelsea dan Borussia Dortmund). Juara Liga di seluruh negara di Eropa relatif baru atau ada juara baru. Di Inggris ada Manchester City, Perancis ada Montpellier, Jerman oleh Borussia Dortmund, Italia kembalinya Juventus, Spanyol milik Real Madrid, dan Belanda dipegang oleh Ajax. Sementara itu di Liga Champions Eropa dikuasai Chelsea dan Liga Eropa oleh Atletico Madrid. Demikian juga dengan piala liga masing-masing dimana tercatat juara piala liga Jerman adalah Borussia Dortmund, Inggris oleh Chelsea, dan piala liga lainnya.

Semua catatan di atas menunjukkan bahwa kompetisi di eropa khususnya pada periode kali  ini sangatlah ketat. Namun walaupun demikian masih ada liga yang hanya didominasi tim/club yang terlampau sedikit seperti misalnya di Liga Sapanyol berbeda dengan liga Inggris yang silih berganti di 6 besarnya bahkan drama penentuan juara liga sampai pada menit terakhir.

Catatan lain yang menarik adalah munculnya sentimen-sentimen terhadap sepakbola negatif terutama bersesuaian dengan hasil akhir (akan lebih kencang suaranya jika yang bertahan jadi menang). Tim/club yang mengandalkan pola bertahan dituding merusak sepakbola. Muncul juga semacam alibi atau pembenaran dimata para pendukung atau pelatih sekalipun jika tim/club nya kalah dengan memberikan banyak alasan yang cenderung kurang elegan disampaikan.

Bagi saya juara baru, permainan bertahan, dan segala drama dalam permainan sepakbola merupakan bagian dari keindahan sepakbola. Anda bisa sangat emosional menyikapinya tetapi dalam batas yang sangat wajar apalagi para pemain yang bertanding.

Menutup catatan kali ini adalah bahwa periode kali ini adalah merupakan periode yang sangat seimbang dan diharapakan pertarungan yang sangat ketat kembali terjadi di periode berikutnya. Selamat mempersiapkan diri tim/club eropa, sampai jumpa.

Rabu, 02 Mei 2012

Memilih jaringan internet

Kebutuhan internet semakin meningkat maka tidaklah heran banyak bermunculan provider penyedia internet. Tapi pertanyaannya ialah manakah dari sekian banyak provider yang benar-benar cocok buat anda? Tidak semua provider yang menjanjikan kecepatan internetnya benar-benar terjadi di tempat kediaman anda. Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan:
1.Fixed line jauh lebih baik daripada yang menggunakan ruang udara atau frekuensi (mobile broadband), jadi utamakan provider internet fixed line (biasanya dengan ADSL).
2.Jika anda cukup sulit untuk berlangganan fixed line dikarenakan infrastruktur dan lain hal, maka anda dapat menggunakan mobile broadband baik itu GSM atau CDMA.
3.Perhatikan tipe masyarakat sekitar kediaman anda, apakah banyak kost-kostan, penduduk produktif, kantoran atau bisnis, dll sehingga anda bisa memperkirakan konsumsi kebutuhan internet bahkan perkiraan provider yang digunakan.
4.Jika mobile broadband, maka perhatikan BTS yang terdekat dengan kediaman anda maka pilihan anda sebaiknya lebih condong jatuh pada provider tersebut.
5.Test jaringan dan kemampuan internet dengan menggunakan setiap provider untuk paket-paket internet harian atau yang murah. Atau anda bisa meminjam dari teman-teman yang berlangganan dari beragam provider.

Dalam pemilihan yang dilakukan oleh penulis, telah  dicoba keseluruhan provider baik CDMA maupun GSM. Hasilnya adalah ada yang sangat mumpuni ada juga yang sama sekali tidak bisa diharapkan. Namun secara keseluruhan masing-masing provider mempunyai nilai plus dan minus tersendiri sesuai dengan ketersediaan infrastruktur jaringan mereka.

Selasa, 24 April 2012

Strategi menghadapi permainan tiki-taka (tiki-taka yang dipopulerkan Barcelona)

Dalam 4 tahun terakhir dunia sepakbola disuguhkan permainan indah tiki-taka yaitu permainan bola cepat merapat dari kaki ke kaki dengan manuver pemain yang liar yang diperagakan oleh tim sepakbola asal negeri matador Spanyol yaitu FC Barcelona. Dengan menguasai permainan tiki-taka maka tim yang mampu melakukannya akan mendapatkan penguasaan bola lebih banyak dan seiring hal tersebut maka tim lawan akan menghadapi serangkaian serangan yang cukup mematikan. Permainan ini tidak bisa diperagakan oleh tim-tim kelas dunia lainnya walaupun dengan segudang pemain bintang karena membutuhkan jam terbang yang lama dalam kebersamaan tim. Selama 4 tahun tersebut mungkin Barcelona  bisa disebut 'king of kings' terbukti dengan trophy dan titel juara yang membanjir.

Mengapa demikian? Sudah bukan rahasia lagi kalau sebagian besar pemain tim Barcelona telah ditempa dengan strategi, pemahaman, kebersamaan atau bahkan mungkin kalau meminjam istilah yang ekstrim yaitu 'indoktrinasi' permainan dari saat mereka masih bersekolah bersama-sama di pusat pendidikan mereka di La Masia. Pendidikan dan latihan selama bertahun-tahun inilah yang akhirnya menegaskan karakter mereka sekarang ini walaupun ada dari beberapa mereka pernah mengalami perpindahan tim tapi itu hanya semata-mata untuk mendapatkan pengalaman bermain dan faktor penting lainnya adalah pelatih yang sejiwa dan sealiran alias ya didikan Barcelona dan besar di Barcelona juga yaitu yang paling fenomenal adalah Pep Guardiola. Kalaupun ada pemain non La Masia, pelatih tinggal melakukan penyesuaian dan tentu saja pemilihan karakter si pemain tersebut haruslah sesuai dengan gaya permainan yang akan diterapkan.

Pertanyaannya adalah dengan begitu hebatnya permainan tersebut apakah tidak ada yang bisa menghentikannya? Tentu saja bisa, Inter Milan merupakan tim awal yang mampu melakukannya. Jose Mourinho ketika itu melakukan strategi bertahan yang cukup mumpuni. Selain karena sepakbola Italia terkenal dan terbiasa dengan stretegi bertahan atau 'grendel' walaupun pada kenyataannya tim-tim Italia sudah menerapkan sepakbola modern namun tradisi itulah yang menjiwai permainan mereka ketika berhadapan dengan Barcelona di Liga Champion beberapa tahun lalu. Setelah kejadian tersebut praktis tim-tim lain yang berhadapan dengan Barcelona tidak mengambil pelajaran dari kejadian tersebut bahkan Mourinho pun dengan Madridnya.

Minggu-minggu terakhir di bulan April ini juga menjadi sejarah setelah Barcelona mengalami 3 pertandingan dengan hasil negatif melawan tim yang menerapkan strategi yang bisa dibilang cara yang sejauh ini mampu menghentikan dominasi mereka. Apakah Strategi tersebut? Berikut adalah ulasan analisis strategi dan persiapan strategi dalam menghadapi tiki-taka tersebut.

Adalah Chelsea yang menggunakannya di laga kandang kala bertemu Barcelona di semifinal Liga Champion 2012 dilanjutkan dengan Real Madrid di Camp Nou pada lanjutan liga Spanyol dan dini hari tadi Chelsea yang bertandang ke Camp Nou untuk leg ke-2. Beberapa catatan dalam 3 pertandingan tersebut adalah:
a. Chelsea v Barcelona, Chelsea menerapkan strategi bertahan dengan memaksimalkan counter attack dan beruntung Didier Drogba menjalankan fungsinya sebagai striker oportunis memanfaatkan peluang yang bisa dibilang jarang ada. 1-0 untuk Chelsea.
b. Barcelona v Real Madrid, Mourinho akhirnya kembali (walaupun mungkin juga gengsi) menerapkan strategi bertahan optimal. Tetapi ada beberapa catatan menarik di sini:
  1. Mou menekankan akan keahlian individu pemain Madrid digunakan semaksimal mungkin untuk menggiring bola ketika bola lepas dari Barcelona. Mungkin bisa dikatakan counter attack yang berkualitas dan efektif. Berkualitas dalam mengambil alih permainan dan efektif sehingga pada akhirnya harus bisa paling tidak melakukan tendangan ke gawang lawan atau bahkan mencetak gol.
  2. Mou sepertinya menginstruksikan agar ketika mereka diserang mereka membiarkan pemain Barcelona untuk bebas memainkan bola  sampai pada keadaan tertentu baru dilakukan usaha menghentikan dan merebut bola bahkan cenderung untuk menunggu bola dilepaskan dan berusaha mengantisipasinya. Di sini posisi pemain terutama pemain bertahan harus tepat.
  3. Ketika terjadi scrimmage serangan Madrid dan pemain Barcelona bisa mendapatkan bola kembali di pertahanan mereka maka pemain depan Madrid dengan cepat memberikan tekanan pada pemain bertahan Barca terutama yang berada dekat dengan bola dengan maksud bola akan lepas dari pemain Barcelona dan poin 1 harus dimaksimalkan. Hal ini berhubungan dengan unsur kejutan dan tekanan permainan.
  4. Madrid dalam pertandingan tersebut memiliki ketenangan emosi yang lebih baik dari pertandingan el clasico sebelum sebelumnya.
c.  Barcelona v Chelsea, dengan ketenangan yang luar biasa walaupun dengan 10 orang Chelsea berhasil kembali melakukan strategi bertahan dan melakukan efektif counter attack.

Persiapan atau faktor apakah yang bisa menghantarkan kesuksesan dalam strategi bertahan dan counter attack ini? Penulis dalam hal ini memberikan beberapa pendapat:
1. Menjalankan strategi bertahan bukan hanya sekedar menaruh pemain sebanyak mungkin di pertahanan, namanya juga strategi pasti harus dipersiapkan dengan baik salah satunya dengan latihan yang tepat demikian juga counter attack. Chelsea telah melakukan hal ini dengan serius dan Mourinho bahkan harus menunggu beberapa el clasico sehingga dapat merumuskan strategi bertahan yang sesuai dengan karakter Madrid.
2. Emosi dan mental pemain harus dalam kondisi yang baik, dengan motivasi yang tepat maka hal ini dapat terbangun. Hal ini dapat terlihat ketika mereka dengan ketenangannya menerima serbuan ke pertahanan.
3. Berusaha memberi unsur kejutan.  Tim yang secara konstan terus menyerang maka ritme dan fokusnya ada pada permainannya. Setiap ada hal yang berada di luar perkiraan mereka pada umumnya akan memecah konsentrasi mereka bahkan hanya dengan sebuah serangan yang membahayakan apalagi sebuah gol. Pergerakan penyerang Madrid di daerah pertahanan Lawan serta gol Ramires menjadi buktinya.
4. Keefektifan counter attack harus ditunjang dengan pemain depan yang mumpuni, Christiano Ronaldo, Didier Drogba dan Fernando Torres setidaknya sampai sekarang merupakan bukti dari bagaimana sebuah peluang yang mungkin akan jarang terjadi harus dimaksimalkan dan tentu saja nama-nama tersebut jaminan mutu.
5. Detail persiapan harus diperhatikan bahkan sampai kepada seragam yang digunakan. Seragam Chelsea di leg ke-2 kemarin menunjukkan kesederhanaan tetapi terlihat gagah sehingga menjadi motivasi tambahan.
6. Setiap strategi pasti ada kelebihan dan kekurangan. Lihat bagaimana pemain belakang Barcelona ikut dalam menyerang sehingga konsentrasinya terbagi. Lihat pula kiper Barcelona yang praktis dalam kondisi tidak teruji atau tertekan karena minimnya serangan lawan sehingga satu sekali serangan bisa menjadi lengah.

Untuk menghadapi tiki-taka ini mungkin bukan hanya dilawan dengan strategi bertahan dan counter attack untuk meredamnya. Penulis ingin sekali menyaksikan jika tiki-taka dilawan oleh tiki-taka atau strategi menyerang yang lain. Bakal menjadi pertarungan yang sengit jika menghasilkan penguasaan bola yang seimbang dan aliran serangan yang silih berganti. Tetapi yang pasti semua strategi adalah strategi selama masih mengutamakan prinsip Fair Play.

Van der Sar berkata "demi sepakbola Barcelona harus menang". Saya kira pernyataan ini dijawab oleh pernyataan Fernando Torres "Tim terbaik tidak selalu harus menang". Saya jadi teringat sebuah ungkapan "di atas langit masih ada langit"